Panduan Pemula untuk Membuat Taman Vertikal di Rumah
Ingin memiliki taman tapi lahan terbatas? Taman vertikal adalah solusinya! Selain hemat space, taman vertikal juga mempercantik dinding, menyegarkan udara, dan bisa dibuat dengan biaya terjangkau.
Berikut panduan lengkap membuat taman vertikal untuk pemula:
1. Pilih Lokasi yang Tepat
Tidak semua spot cocok untuk taman vertikal. Pertimbangkan:
- Sinar matahari (minimal 3-4 jam per hari).
- Dekat sumber air untuk memudahkan penyiraman.
- Dinding yang kuat (bisa menahan beban tanaman + struktur).
2. Pilih Tanaman yang Cocok
Tidak semua tanaman bisa hidup di taman vertikal. Pilih yang:
- Akarnya tidak terlalu dalam.
- Tahan kekeringan (karena media tanam vertikal cepat kering).
- Rekomendasi Tanaman:
- Tanaman Hias Daun, contoh : Sirih Gading, Pakis, Kadaka Sedang - Kebutuhan cahaya Rendah
- Tanaman Sukulen, contoh : Lidah Mertua, Sedum, Kaktus Mini - Kebutuhan cahaya Tinggi
- Tanaman Herbal, contoh : Mint, Kemangi, Selada - Kebutuhan cahaya Sedang - Tinggi
3. Siapkan Media Tanam & Struktur
Ada beberapa metode membuat taman vertikal:
A. Sistem Pot Gantung.
- Cocok untuk pemula.
- Gunakan pot kecil atau kain planter.
- Susun dengan rak kayu atau kawat
B. Sistem Modular (Pocket Planter).
- Pakai kantong tanaman khusus (bisa beli online).
- Contoh: Felty Pocket, Geotextile.
C. Sistem Hidroponik Vertikal.
- Tanpa tanah, pakai arang sekam atau rockwool.
- Butuh irigasi tetes sederhana.
Media Tanam yang Direkomendasikan:
- Campuran cocopeat + kompos + sekam bakar (ringan dan subur).
4. Cara Menanam & Perawatan
Langkah Penanaman:
- Isi pot/kantong dengan media tanam.
- Tanam bibit/stek tanaman.
- Semprot air hingga lembap.
- Pasang di dinding dengan struktur yang kuat.
Tips Perawatan:
- Penyiraman: Gunakan spray atau irigasi tetes (2x sehari saat panas).
- Pemangkasan: Rapikan daun kering agar tetap rapi.
- Pemupukan: Beri pupuk cair organik setiap 2 minggu.
5. Inspirasi Desain Taman Vertikal
A. Taman Vertikal Minimalis
- Kombinasi sukulen + sirih gading.
- Warna dominan hijau & abu-abu.
B. Taman Vertikal Edible (Bisa Dimakan)
- Tanam selada, kemangi, stroberi
- Hemat belanja sayur!
C. Taman Vertikal dari Barang Bekas
- Botol plastik
- Palet kayu
- Kaleng bekas Kesimpulan.
🌸 Membuat taman vertikal tidak sulit asalkan:
- Pilih tanaman yang tepat
- Gunakan media tanam ringan
- Siram & rawat secara berkala
Dengan kreativitas, bahkan dinding kosong bisa jadi taman hijau nan asri!
Selamat mencoba! 🌿
